Bunda
by admin, 08.04.09 at 9:24 am :: permalink :: rss
Lahir di kota Malang yang adem 23 tahun silam. Alhamdulillah di umur 23 sudah punya keluarga kecil yang insyaallah bahagia, punya suami yang lucu, dan putri yang sangat menggemaskan. Alhamdulillaaahhh… Terima kasih ya Allah atas titipanMu ini, iloveU so..
Bunda,
sejak Khadijah hadir di tengah-tengah keluarga kecil kami, saya memutuskan untuk tidak bekerja lagi dan menjadi full time mom untuknya. Banyak yang menyayangkan keputusan saya ini. Tapi masing-masing orang kan punya idealisme yang berbeda kan.. Insyaallah jadi ibu rumah tangga itu berkah dan lebih mulia *itu idealisme saya lhoh ya..
Bunda,
termasuk orang sangat perfeksionis, gak gampang percaya sama sesuatu yang dikerjakan oleh orang lain. Maunya dikerjain sendiri, apalagi urusan anak. Pantang menitipkan anak sama tetangga, suka parno kalau nitipin anak ntar malah dikasih makan macem-macem. Cita-cita pingin kasih ASI Eksklusif untuk Khadijah, maeman homemade bikinan sendiri tanpa gula dan garam sampai umur satu tahun, dan jadi koki handal di dapur sendiri tapinya hihihi
Sejak menikah jadi hobi masak, bukan bikin kue *naluri seorang wanita mungkin ya.. Maunya masak yang enak-enak buat keluarga, padahal baru belajar masak ya setelah menikah hahaha.. Tapi kata ayah masakanku enak lhoohh..
Bunda,
ternyata jadi ibu rumah tangga itu enak sekali. Saya sangat bersyukur karena Allah yang telah memberi kesempatan untuk menjadi ibu rumah tangga. Ya walaupun full time mom (FTM) lebih berat daripada working mom (WM) *ini hasil analisa saya ya. Karena kalau FTM waktu 24 jam berasa kuraaannggg aja. Baru juga subuh, eh matahari sudah terbit, baru siang eh udah ashar aja, baru maghrib eh udah waktunya tidur *rasanya begitu kalau di rumah seharian. Bener lagunya Sophie Navita *Siapa bilang menjadi perempuan itu pekerjaan yang mudah, sehari 25 jamnya ampun apotik aja kalah…* hihihi.. Tapi saya sangat menikmatinya, puas sekali karena all by my hand, makanan terjaga kebersihannya, no vetsin, dan yang penting sehat!
Bunda,
kerjaan sambilan di rumah sekarang jualan busana muslim anak. Sebelumnya pas tahun ajaran baru sempat juga jualan seragam sekolah. Gak seberapa sih untungnya, tapi pengalamannya itu lhoh yang sangat berharga. Kerjasama sama ayah, jualan di rumah tugas bunda, kalau hari minggu pagi tugas ayah jualan di Ragunan. Ternyata begini jadi pedagang. Paling males kalau barang kita ditawar *ya resiko jadi pedagang bukk hahaha…
Yahh begitulah keseharian saya sekarang. Semoga saya bisa menjaga amanah sebagai seorang istri dan bunda bagi keluarga amieennn…
No comments at the moment.
Add a comment